Kecerdesan Buatan Penerapan Algoritma Pohon Pelacakan dalam Mencari Lintasan Yang Dapat Dilalui oleh Seekor Semut Pada Bidang Kartesian - Irham Febryo

Hot

Rabu, 09 Agustus 2017

Kecerdesan Buatan Penerapan Algoritma Pohon Pelacakan dalam Mencari Lintasan Yang Dapat Dilalui oleh Seekor Semut Pada Bidang Kartesian

1. Latar Belakang

Pohon pelacakan adalah suatu pohon yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan persoalan pada bidang ilmu Artificial Intelligence (AI), dimana akar dari pohon berupa keadaan awal dari permasalahan dan cabang (dahan) berupa keadaan-keadaan yang mungkin terjadi dari keadaan sebelumnya serta daun merupakan keadaan akhir dari permasalahan tersebut. Keadaan-keadaan akhir tersebut dapat merupakan solusi dari permasalahan ataupun mungkin saja tidak ada yang dapat dijadikan solusi dari permasalahan.
Salah satu contoh persoalan AI yang memerlukan penerapan pohon pelacakan adalah dalam mencari lintasan yang dapat dilalui oleh seekor semut pada bidang Kartesian. Persoalan ini dapat didekripsikan sebagai berikut, diketahui seekor semut akan bergerak dari titik pusat (0,0) ke titik A(m,n). Semut tersebut hanya boleh membelok pada titik-titik grid dan selalu melangkah sejajar dengan sumbu-x atau sumbu-y. Semut tersebut tidak boleh melintasi lintasan yang telah pernah dilaluinya dan tidak boleh melintasi titik yang telah pernah dilaluinya. Setelah itu, disediakan sederetan ketentuan yang membatasi pergerakan semut tersebut. Pertanyaannya adalah bagaimana bentuk lintasan-lintasan yang dapat dilalui oleh semut tersebut dengan menggunakan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan di atas. Penulis merasa bahwa persoalan ini sangat menantang dan sangat menarik untuk dipelajari. Oleh karena itu, penulis memilih judul skripsi
“Kecerdesan Buatan Penerapan Algoritma Pohon Pelacakan dalam Mencari Lintasan Yang Dapat Dilalui oleh Seekor Semut Pada Bidang Kartesian”.

2. Perumusan Masalah
 
Berdasarkan latar belakang diatas maka yang menjadi permasalahan adalah :
a. Bagaimana menerapkan pohon pelacakan dalam menyelesaikan persoalan pencarian lintasan yang dapat dilalui oleh seekor semut pada Bidang Kartesian.
b. Bagimana menerapkan metode pencarian Blind Search dan Heuristic Search, pada lintasan seekor semut pada bidang kartesian.

3. Batasan Masalah
 
Adapun batasan masalah dalam skripsi ini adalah sebagai berikut :
a. Besar koordinat Kartesian dibatasi minimal -20 dan maksimal +20 baik untuk sumbu x maupun sumbu y.
b. Ketentuan yang dapat ditetapkan yaitu dapat bergerak secara horizontal dan vertikal (tidak secara diagonal) serta dengan menggunakan kombinasi fungsi logika OR atau AND dengan teknik pencarian Blind Search dan Heuristic Search.
c. Besar nilai m dan n harus berada dalam batasan besar koordinat Kartesian.
1) Program yang dirancang akan menampilkan semua langkah-langkah penyelesaian yang mungkin.
2) Jika tidak terdapat solusi, maka program akan menampilkan pesan kesalahan (error message).
3) Software yang digunakan dalam perancangan adalah Visual Basic.

4. Tujuan dan Manfaat
 
Tujuan penyusunan skripsi ini adalah untuk merancang suatu perangkat lunak yang dapat menyelesaikan persoalan pencarian lintasan yang dapat dilalui oleh seekor semut pada bidang Kartesian.
Manfaat dari penyusunan skripsi ini, yaitu :
a. Untuk membantu pemahaman mata kuliah Artificial Intelligence, terutama mengenai penerapan pohon pelacakan.
b. Perangkat lunak dapat digunakan sebagai fasilitas pendukung dalam proses belajar mengajar.
c. Membantu mencari penyelesaian dari pergerakan semut pada bidang kartesian.
d. Mencoba menerapkan metode Blind Search dan Heuristic Search, pada lintasan seekor semut pada bidang kartesian.
e. Mencoba menerapkan problema state space and search (masalah keadaan dan pencarian).

5. Metode Penelitian
 
Adapun metode yang digunakan dalam membuat penelitian ini adalah :
a. Penelitian Pustaka (Library Research)
Penelitian yang dilakukan dengan cara mempelajari teori-teori/literatur dan buku-buku ilmiah dan referensi-referensi yang berhubungan dengan objek skripsi sebagai dasar dalam penelitian ini.
b. Pengamatan (Observasi)
Penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati langsung object dari penelitian.
c. Metode Analisis Pengumpulan Data
Dalam analisis data ada dua cara yang digunakan yaitu :
1) Metode Deskriptif
Metode ini data yang ada di kumpulkan, disusun, dikelompokkan, dianalisa sehingga diperoleh beberapa gambaran yang jelas pada masalah penelitian tersebut.
2) Metode Komperatif
Metode ini penganalisaan di lakukan dengan cara membandingkan teori dan praktek sehingga diperoleh gambaran yang jelas tentang persamaan dan perbedaan diantara keduanya.
d. Uji Coba
Penelitian ini dilakukan dengan cara menguji perangkat lunak dan memperbaiki kesalahan (error) yang muncul pada program.

6. Sistematika Penulisan
 
BAB I. PENDAHULUAN
Menguraikan latar belakang, Rumusan Masalah, Batasan Masalah, Tujuan dan Manfaat, Metode Penelitian dan Sistematika Penulisan.

BAB II. LANDASAN TEORI
Menguraikan teori tentang Artificial Intellegence, Komputasi AI, Sistem Pakar, Representasi Pengetahuan serta teori-teori yang berhubungan dengan object penelitian.

BAB III. ANALISIS DAN PERANCANGAN
Menguraikan pembahasan Penerapan Pohon Pelacakan dalam Mencari Lintasan yang Dapat dilalui oleh Seekor Semut pada Bidang Kartesian serta perancangan perangkat lunak.

BAB IV. ALGORITMA DAN IMPLEMENTASI
Menguraikan tentang algoritma perancangan perangkat lunak serta implementasi atau hasil dari rancangan.

BAB V. PENUTUP
Menguraikan tentang kesimpulan dan saran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Donasi Klik Iklan